Sekolah Rakyat Prioritaskan Desil 1–2 Berbasis Data DTSEN
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar menyasar masyarakat paling membutuhkan dengan memprioritaskan peserta dari kelompok desil 1 dan 2, yakni lapisan masyarakat paling miskin dan rentan secara ekonomi. Penetapan sasaran tersebut dilakukan secara ketat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga proses seleksi peserta didik berjalan objektif,…
Pemerintah Fokuskan Sekolah Rakyat bagi Kelompok Desil Terbawah
Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang secara khusus untuk menjangkau masyarakat pada kelompok desil terbawah sebagai bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Penajaman sasaran ini dilakukan agar intervensi negara benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat menjadi instrumen strategis…
Menyasar Desil Terbawah, Sekolah Rakyat di Jalur yang Tepat
Oleh : Gavin Asadit )* Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menempatkan pendidikan sebagai strategi utama dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem. Melalui program Sekolah Rakyat, negara secara terarah menyasar anak-anak dari keluarga pada desil terbawah agar memperoleh akses pendidikan yang layak, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan dukungan sosial lainnya. Kebijakan ini lahir dari evaluasi berkelanjutan atas berbagai program…
Penajaman Sasaran Sekolah Rakyat melalui Pendekatan Desil
Oleh: Marlinda Kusuma )* Penajaman sasaran Program Sekolah Rakyat melalui pendekatan desil merupakan kebijakan strategis yang menunjukkan keseriusan negara dalam menjamin hak pendidikan bagi kelompok masyarakat paling miskin dan rentan. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat hadir sebagai instrumen afirmatif negara untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang utama bagi anak bangsa dalam memperoleh…
Proyek Biorefinery dan Bioethanol Mulai Beroperasi, Perkuat Ketahanan Energi Hijau
Jakarta – Proyek biorefinery dan bioethanol yang dikembangkan oleh Pertamina bersama Danantara Indonesia menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya terbarukan dan ekonomi sirkular. Pengoperasian proyek ini tidak hanya berorientasi pada transisi energi, tetapi juga menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, memperkuat bauran energi nasional,…
Papua Disiapkan Jadi Sentra Energi, Pemerintah Dorong Pemerataan Manfaat
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen menjadikan Papua sebagai salah satu sentra energi nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara merata oleh masyarakat setempat. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Papua memiliki potensi sumber daya energi yang besar dan strategis, baik…
Papua dan Arah Baru Kebijakan Swasembada Energi Berkeadilan
Oleh: Ahmad Rizal Wardhana )* Papua selama ini kerap diposisikan sebagai wilayah dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, tetapi belum sepenuhnya menikmati nilai tambah dari pengelolaan sumber daya tersebut. Paradigma lama yang menempatkan Papua sekadar sebagai lumbung bahan mentah kini mulai bergeser. Pemerintah mendorong arah baru kebijakan yang menempatkan Papua sebagai episentrum swasembada energi berkeadilan….
Menopang Ketahanan Energi Hijau melalui Pengembangan Biorefinery dan Bioethanol
Oleh : Ricky Rinaldi )* Ketahanan energi nasional kini semakin ditopang oleh kemampuan Indonesia membangun sistem energi bersih, berkelanjutan, dan kompetitif. Pemerintah secara strategis menempatkan pengembangan biorefinery dan bioetanol sebagai bagian integral dari agenda transisi energi nasional, sekaligus fondasi penting dalam memperkuat ketahanan energi hijau jangka panjang. Energi terbarukan dipandang sebagai pilar utama pembangunan energi…
Pemerintah Buka Peluang MBG Disalurkan saat Sahur di Pesantren Selama Ramadan
Jakarta – Pemerintah membuka peluang penyesuaian penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pesantren selama Ramadan 1447 Hijriah, termasuk kemungkinan distribusi untuk sahur, guna memastikan program tetap berjalan tanpa mengganggu ibadah puasa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan penyesuaian teknis tersebut diputuskan melalui rapat koordinasi terbatas untuk memperkuat implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun…
Selama Bulan Puasa, Penyaluran MBG Diadaptasi agar Tetap Tepat Sasaran
Jakarta – Selama bulan suci Ramadan, mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami sejumlah penyesuaian guna memastikan manfaatnya tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Adaptasi ini dilakukan tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi kelompok penerima manfaat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kepala…