Papua – Program Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintah dinilai tidak hanya berperan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi masyarakat lokal, khususnya di Papua. Dengan pendekatan yang inklusif dan kolaboratif, PSN diyakini mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan potensi lokal yang dimiliki daerah.
Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum, Steve Mara, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas berbagai program pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurutnya, PSN merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat fondasi ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan iklim ekonomi yang sehat bagi masyarakat maupun negara.
“Saya pikir ini merupakan program yang sangat baik yang dijalankan oleh Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden untuk mempersiapkan ketahanan pangan Indonesia, sekaligus menciptakan iklim ekonomi yang baik bagi masyarakat kecil maupun bagi pendapatan negara,” ujar Steve Mara.
Ia menilai kehadiran PSN dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan peluang usaha baru, termasuk bagi generasi muda. Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar program tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Steve Mara menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam pelaksanaan PSN. Menurutnya, pembangunan pangan nasional perlu berjalan beriringan dengan penguatan pangan lokal yang menjadi identitas budaya masyarakat Papua.
“Pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian memiliki nilai ekonomi yang besar apabila diintegrasikan dalam agenda ketahanan pangan nasional. Ini bukan hanya menjaga budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal,” katanya.
Ia meyakini Papua memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu lumbung pangan kawasan timur Indonesia, bahkan berpeluang memasok komoditas pangan ke negara-negara di kawasan Pasifik. Potensi tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional.
Selain itu, Steve mengingatkan agar pembangunan tetap memperhatikan perlindungan hutan adat dan kawasan-kawasan yang memiliki nilai sakral bagi masyarakat setempat. Dengan koordinasi yang baik dan pelibatan aktif masyarakat adat, PSN diyakini dapat berjalan secara harmonis serta menghadirkan manfaat yang merata.
“Saya mendukung program Strategis Nasional ini untuk terus dijalankan agar dapat membawa nilai ekonomis bagi masyarakat lokal, sekaligus meningkatkan pendapatan negara. Generasi muda juga perlu mendukung program ini dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang tidak berdasar,” tegasnya.
Melalui implementasi yang tepat, PSN di Papua diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang memperkuat kesejahteraan masyarakat lokal sekaligus mendukung agenda besar pembangunan nasional yang berkelanjutan.