Pembangunan Infrastruktur dan Pertanian Modern Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Papua

Oleh: Markus Rumbiak )* Pembangunan ekonomi Papua memasuki fase yang semakin strategis seiring meningkatnya perhatian pemerintah terhadap penguatan konektivitas, modernisasi sektor produktif, dan pemerataan pembangunan antarwilayah. Selama bertahun-tahun, tantangan geografis menjadi salah satu faktor utama yang membatasi mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga akses terhadap layanan ekonomi. Kondisi tersebut menyebabkan biaya logistik tinggi, disparitas harga kebutuhan…

Read More

Resiliensi Ekonomi Kian Kuat, Masyarakat Perlu Mewaspadai Provokasi Demo

Oleh: Arya Deniswara *) Resiliensi ekonomi nasional terus menunjukkan fondasi yang kokoh di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh tantangan. Berbagai kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal, memperkuat sektor keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi modal penting untuk mempertahankan kepercayaan publik dan iklim investasi. Dalam situasi tersebut, seluruh elemen masyarakat perlu tetap mengedepankan sikap…

Read More

BUMN Makin Kokoh, Ekonomi Nasional Kian Tangguh

Oleh: Dimas Adityo )*Ketidakpastian ekonomi global masih menjadi tantangan bagi banyak negara. Gejolak geopolitik, fluktuasi nilai tukar, hingga perubahan kebijakan suku bunga dunia menuntut setiap negara memiliki fondasi ekonomi yang tangguh. Dalam konteks Indonesia, badan usaha milik negara (BUMN) kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional….

Read More

Danantara Mesin Investasi Nasional yang Adaptif dan Akuntabel

Oleh : Aristika Utami )* Kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menandai babak baru dalam pengelolaan aset negara dan penguatan investasi nasional. Sebagai sovereign wealth fund Indonesia yang dibentuk untuk mengoptimalkan aset strategis dan mendukung transformasi ekonomi nasional, Danantara tidak hanya berperan sebagai pengelola investasi, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi masa depan secara adaptif, profesional, dan akuntabel.  Dalam perjalanannya, Danantara menunjukkan komitmen yang kuat untuk membangun tata kelola yang semakin baik. Sejak memperoleh mandat pengelolaan portofolio Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga ini menjalankan langkah penguatan fundamental melalui evaluasi menyeluruh terhadap kualitas aset, sistem akuntansi, manajemen risiko, serta mekanisme tata kelola perusahaan. Langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap keputusan investasi dilakukan secara terukur dan selaras dengan praktik terbaik pengelolaan dana investasi global.  Upaya penguatan tata kelola tersebut menjadi bukti bahwa Danantara tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan finansial, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara. Dalam berbagai kesempatan, manajemen Danantara menegaskan bahwa transparansi, integritas proses, dan disiplin pengelolaan risiko merupakan pilar utama yang mendasari setiap investasi yang dijalankan. Pendekatan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus meningkatkan keyakinan investor terhadap prospek investasi Indonesia.  Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Danantara menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan mengarahkan investasi pada sektor-sektor strategis yang memiliki dampak ekonomi luas. Pada tahun 2026, Danantara menyiapkan investasi lebih dari Rp200 triliun yang difokuskan pada pengembangan hilirisasi industri, pusat data, energi terbarukan, sektor kimia dasar, pertanian modern, serta berbagai proyek yang mendukung peningkatan nilai tambah sumber daya nasional. Langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri sekaligus menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.  Kepala Pusat Ekonomi Makro & Keuangan INDEF, Rizal Taufikurahman menekankan bahwa Danantara menjadi langkah strategis untuk merestrukturisasi aset dan investasi BUMN agar lebih produktif, serta berpotensi menjadi mesin investasi nasional baru untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi yang pada akhirnya mendorong PDB naik sebesar 1,6%  Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer Danantara Indonesia, menegaskan Danantara Indonesia memiliki peran sentral untuk menyelaraskan arah, platform, talenta, dan tata kelola agar setiap inisiatif digital di BUMN tidak berjalan secara terpisah, melainkan mampu menghasilkan efisiensi, peningkatan kinerja, serta nilai tambah kolektif bagi negara.  Selain mendorong hilirisasi, Danantara juga berperan dalam mendukung proyek-proyek yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Berbagai inisiatif pembangunan perumahan, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan infrastruktur strategis menjadi bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Kehadiran investasi negara melalui Danantara memungkinkan proyek-proyek prioritas nasional memperoleh dukungan pembiayaan yang lebih kuat sehingga mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah maupun nasional.  Kemampuan Danantara dalam menarik kepercayaan pasar internasional juga mulai terlihat. Penerbitan obligasi global perdana oleh Danantara Investment Management berhasil memperoleh permintaan yang jauh melampaui nilai penerbitan. Tingginya minat investor dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Asia menunjukkan bahwa Indonesia dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan serta didukung oleh institusi investasi yang semakin kredibel. Keberhasilan tersebut menjadi sinyal positif bahwa pasar global melihat Danantara sebagai instrumen investasi jangka panjang yang memiliki potensi pertumbuhan kuat.  Di sisi lain, penguatan akuntabilitas terus menjadi perhatian utama. Proses penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang tengah diselesaikan menunjukkan keseriusan Danantara dalam membangun sistem pelaporan yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi menjadi faktor penting dalam menjaga legitimasi publik, terutama karena Danantara mengelola aset negara dalam skala besar dan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.  Pemerintah juga terus melakukan penyempurnaan regulasi guna memperkuat tata kelola Danantara. Penyesuaian berbagai ketentuan organisasi dan pelaporan dilakukan agar pengelolaan investasi negara semakin efektif, jelas, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan ekonomi nasional. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan berjalan beriringan dengan ekspansi investasi yang dilakukan.  Lebih dari sekadar lembaga investasi, Danantara hadir sebagai katalis transformasi ekonomi Indonesia. Dengan mengintegrasikan pengelolaan aset BUMN, investasi strategis, dan penguatan tata kelola, Danantara berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pendekatan yang adaptif memungkinkan lembaga ini merespons perubahan global dengan cepat, sementara komitmen terhadap akuntabilitas memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap berada dalam koridor kepentingan nasional.  Ke depan, tantangan tentu akan terus muncul seiring besarnya mandat yang diemban. Namun, kombinasi antara tata kelola yang semakin kuat, strategi investasi yang terarah, serta dukungan regulasi yang terus diperbaiki memberikan modal penting bagi Danantara untuk berkembang sebagai mesin investasi nasional yang mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat ketahanan ekonomi, dan mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai negara maju. Dengan fondasi tersebut, Danantara memiliki peluang besar untuk menjadi simbol baru pengelolaan aset negara yang modern, profesional, adaptif, dan akuntabel dalam mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.  )* Pengamat Publik 

Read More

Danantara: Membangun Kepercayaan lewat Pengawasan, Regulasi, dan Restrukturisasi

Oleh : Abdul Razak )* Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah memasuki babak baru melalui langkah strategis yang dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Tidak sekadar mengejar efisiensi bisnis, agenda restrukturisasi yang sedang berlangsung diarahkan untuk membangun tata kelola perusahaan negara yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan transformasi tersebut pada akhirnya tidak hanya…

Read More

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko

Oleh: Ananda Rusdian )* Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek…

Read More

CKG dan Komitmen Negara Memperluas Layanan Kesehatan Preventif

Oleh : Gavin Asadit )* Pembangunan kesehatan nasional terus diarahkan pada pendekatan yang lebih preventif sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan Indonesia. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan upaya pencegahan penyakit sebagai prioritas agar masyarakat tidak hanya memperoleh akses pengobatan ketika sakit, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Dalam kerangka tersebut, Program…

Read More

Menghadapi El Nino dengan Mitigasi Krisis Iklim yang Makin Terukur

Oleh: Bara Winatha )* Fenomena El Nino yang diperkirakan menguat sepanjang 2026 menjadi salah satu tantangan besar bagi Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan, ketersediaan air, dan stabilitas ekonomi. Penurunan curah hujan yang diprediksi terjadi di banyak wilayah berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, mengganggu produktivitas pertanian, hingga memicu tekanan terhadap harga pangan. Dengan pendekatan yang terencana, Menghadapi…

Read More

Stabilitas Harga BBM Non-Subsidi dan Perlindungan Daya Beli Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari )* Di tengah fluktuasi ekonomi global, stabilitas sektor energi menjadi salah satu kunci utama untuk menggerakkan roda perekonomian nasional. Menyadari hal ini, Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi daya beli masyarakat melalui kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang adaptif. Sebagai langkah nyata, per 7 Juli 2026,…

Read More

Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi dan Komitmen Menjaga Ekonomi Tetap Stabil

Oleh: Nadira Citra Maheswari )* Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi merupakan bagian dari dinamika pengelolaan sektor energi yang dipengaruhi perkembangan ekonomi global. Fluktuasi harga minyak mentah dunia, perubahan nilai tukar, dan kondisi geopolitik internasional memengaruhi biaya penyediaan energi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam kondisi tersebut, penyesuaian harga BBM non-subsidi menjadi instrumen untuk…

Read More
Back To Top